- Info, Tips

Cemilan

Apa sih cemilan itu?

Cemilan biasa disebut juga dengan makanan ringan atau snack yang dapat diartikan sebagai makanan atau minuman yang dikonsumsi diantara waktu makan utama (sarapan, makan siang, dan makan malam). Jadi, apapun itu makanan atau minuman yang kita konsumsi selain di waktu makan utama bisa kita kategorikan sebagai cemilan, contoh : biskuit, wafer, kerupuk, kacang, thai tea, dll.

Cemilan juga dapat disajikan dengan berbagai minuman. Contoh minuman yang biasa dijadikan pasangan cemilan di Indonesia adalah kopi dan teh. Namun, minuman pendamping bukanlah hal  yang utama untuk menikmati cemilan. Karena seringkali kita malas untuk membuat minuman, dan hanya ingin menikmati waktu santai sambil ngemil.

Kita bisa menikmati cemilan di waktu luang bersama keluarga. Hal inilah yang membuat semakin nikmat suasana dan nuansa ngemil ini. Karena kita bisa ngemil sambil memnionton tv, piknik, atau liburan bersama keluarga. Selain praktis dan mudah dibawa, rasa yang beraneka ragam membuat cemilan ini digemari oleh orang-orang yang sedang berlibur bersama keluarganya.

Lalu, kapankah waktu yang tepat untuk ngemil? Hmmm… sebenarnya tidak ada satuan waktu yang utama untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk makan cemilan. Namuuuun… Alangkah lebih baiknya jika sahabat iCook makan cemilan ini antara waktu makan utama, seperti antara sarapan dan makan siang, sahabat iCook bisa memakan cemilan jam 9.00-10.00.

Lalu antara makan siang dan makan malam bisa makan cemilan pada jam 14.00-16.00. Mengapa? Hal ini dilakukan supaya saat sahabat iCook makan di waktu makan utama, sahabat iCook tidak terlalu kenyang, dan dapat menikmati makanan yang dimakan di waktu makan utama. Dan hindarilah makan cemilan lebih dari jam 19.00 karena dapat menyebabkan perut penuh sebelum waktu tidur.

Bila cemilan rendah kalori, kita bebas ngemil dong? Ya, memang cemilan rendah kalori. Namun sesuatu yang berlebihan juga tidak baik. Karena sedikit demi sedikit kalori yang masuk akan menumpuk juga. Apabila sahabat iCook menjadikan kue sebagai cemilan, dan menggunakan teh manis sebagai minuman pendamping tentu saja hal ini juga menimbulkan tingginya kalori yang dikonsumsi oleh sahabat iCook. Kalori yang tinggi tentu saja tidak aman bagi anda yang sedang menjalani proses diet.

Bagaimana cara memilih cemilan yang aman agar kalori tidak menumpuk? Hindarilah cemilan yang dimasak dengan cara digoreng, banyak mengandung lemak, dan makanan atau minuman manis. Contoh cemilan yang harus diperhatikan konsumsinya seperti : donat, gorengan, es krim, martabak, dll. Selain makanan diatas, cemilan yang mengandung santan juga harus dibatasi konsumsinya.

Makanan-makanan di atas harus dibatasi konsumsinya karena makanan yang mengandung lemak dan gula yang tinggi dapat menyebabkan kegemukan. Hal ini menyebabkan kelebihan kalori apalagi bila tidak diimbangi dengan olahraga rutin. Cemilan tinggi kalori juga dapat menyebabkan tubuh kenyang sebelum waktu makan utama, sehingga bisa menimbulkan asupan makanan yang dikonsumsi saat makan utama menurun. Padahal kandungan vitamin dan gizi di makanan waktu makan utama adalah zat yang penting bagi tubuh kita.

Mau makan cemilan yang baik bagi tubuh? Pilihlah buah buahan dan sayur mayur sebagai bahan cemilan anda. Selain menyehatkan, buah dan sayur memiliki kadar air yang tinggi yang membuat kita cepat kenyang namun mengandung kalori yang rendah. Selain buah buahan dan sayur mayur, biskuit juga merupakan salah satu cemilan yang aman bagi anda yang mau diet. Namun pilihlah biskuit yang berbahan oat / gandum. Sehingga selain rendah kalori juga mengandung serat yang tinggi.

Berikut adalah tabel kandungan kalori yang terdapat dalam makanan berlemak dan buah-buahan.

  1. Tabel Kalori Makanan Berlemak

Tabel Kalori Buah-Buahan dan Sayur Mayur

Hindarilah mengemil di waktu malam terutama sebelum tidur. Mengapa? Karena manusia memiliki waktu biologis yang biasa disebut dengan siklus circadia. Menurut siklus circadia, pada pukul 04.00 –  12.00, tubuh manusia mengalami fase pengeluaran (disposal phase). Pada fase ini tubuh kita akan mengeluarkan semua sisa-sisa metabolisme tubuh yang biasanya dalam bentuk feces (tinja). Pada pukul 12.00-20.00, tubuh kita memasuki fase pencernaan (digestion phase). Rentang waktu ini adalah waktu yang paling baik untuk mengkonsumsi makanan.

Selanjutnya tubuh akan memasuki fase absorpsi / penyerapan (absorption phase) yang terjadi pada pukul 20.00-04.00. Pada waktu ini, kita tidak disarankan untuk makan, terutama makan makanan yang berkalori tinggi karena pada saat ini tubuh sudah memasuki fase absorpsi makanan. Selain itu karena aktivitas yang dilakukan pada waktu malam umumnya tidak terlalu banyak, sehingga pembakaran makanan yang dikonsumsi tidak terlalu besar. Jika energi yang kita konsumsi memalui makanan tidak dikeluarkan dengan melakukan aktifitas secara seimbang, maka cadangan energi tadi akan disimpan pada tubuh kita dalam bentuk lemak. Dan lemak inilah yang menimbulkan kegemukan.

Setelah membaca artikel ini, kami harapkan sahabat iCook dapat lebih bijaksana dalam memilih cemilan apa yang akan dikonsumsi dan diwaktu kapan saja sahabat iCook dapat makan cemilan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *